JABAR EKSPRES – Dua orang diduga telah terjatuh ke Sungai Citarik yang berada di perbatasan wilayah Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dan Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa (Kades) Sindulang, Ujang Supriatna membenarkan, adanya peristiwa nahas yang menimpa dua orang warganya pada Sabtu, 1 Februari 2025.
“Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 16.00 (WIB). Korban yang terjatuh ke sungai bernama Aman (30) dan Entin (60),” katanya kepada Jabar Ekspres melalui seluler.
Baca Juga:Menyusut 24 Hektare, Menteri Lingkungan Hidup Ikut Soroti Eksploitasi Danau Lido di Cigombong BogorBank Mandiri Kembangkan Layanan Transaksional Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung
Ujang menerangkan, kronologi sementara kedua korban tersebut diduga terjatuh ke Sungai Citarik, ketika sedang menggunakan kendaraan sepeda motor.
Adapun kendaraan sepeda motor yang digunakan dua orang korban itu, diduga melaju dari Sindulang, Cimanggung menuju ke arah Tanjungwangi, Cicalengka.
“Kenapa bisa terjatuhnya apa terpeleset atau bagaimana, saya masih belum bisa memastikan,” terangnya.
Ujang mengungkapkan, dua orang korban yang terjatuh ke Sungai Citarik itu, salah satunya alias Entin telah berhasil diselamatkan. Sedangkan korban satunya alias Aman dikabarkan terseret arus hingga dinyatakan hilang.
“Entin sudah dibawa ke rumah sakit, cuman untuk Aman ini hilang dan masih dilakukan pencarian,” ungkapnya.
“Tapi ini kita keterbatasan alat, sehingga masih menunggu pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sumedang dan Basarnas, untuk membantu proses pencarian korban,” tutup Ujang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan terkait dua korban yang terjatuh ke Sungai Citarik, yang salah satunya dinyatakan hilang.
Baca Juga:Jumlah Pengunjung ke Bandung Zoo Lampaui Target pada Libur Panjang Isra-Miraj dan ImlekKang Dedi Mulyadi Rencanakan Ngantor di Gedung Bakorwil I Kota Bogor
“Untuk asesment pertama BPBD sudah menerjunkan 3 anggota untuk menuju ke lokasi kejadian,” imbuhnya.
“Kemudian selanjutnya, nanti akan menyusul juga dengan kelengkapan alat ada 4 anggota BPBD yang siap diterjunkan ke TKP (tempat kejadian perkara),” pungkas Atang. (Bas)
