JABAR EKSPRES – Performa Manchester United terus mengalami penurunan, bahkan keterpurukan klub berjuluk Setan Merah kali ini menjadi yang terburuk sepanjang sejarah mereka. Dan Ruben Amorim bertanggung jawab atas krisis itu.
Man United kembali menelan kekalahan 1-3 dalam pertandingan melawan Brighton akhir pekan lalu, ini menjadi kekalahan keenam MU dalam sembilan laga terakhir sejak diarsiteki Amorim.
Kendati begitu, mantan pelatih Sporting CP itu enggan melimpahkan kesalahan pada para pemainnya. “Saya berbicara lebih mengenai diri saya sendiri ketimbang pemain,” ujarnya, dikutip Jumat (24/1/2025).
Baca Juga:Ambisi Bayern Munchen Lolos 16 Besar, Vincent Kompany: Kami Tidak Takut dengan Play-off!Agun Gunandjar Soroti Gonjang Ganjing Pengganti Almarhum Yana D Putra
Adapun mengenai kekalahan yang selama ini selalu dialaminya, pelatih asal Portugal itu menyebut bahwa timnya terlalu tegang dan cemas saat menjalani laga kandang.
“Kami lebih gugup saat bermain di kandang ketimbang saat bertandang, karena kami banyak menelan kekalahan (di kandang),” ucap pelatih asal Portugal itu.
Sementara itu, dia juga akhirnya angkat bicara terkait ledakan emosinya setelah timnya kalah 1-3 dari Brighton di Old Trafford akhir pekan lalu.
Kekalahan tersebut tidak hanya memperpanjang tren buruk MU, tetapi juga membuat Amorim meluapkan emosinya dengan merusak televisi yang biasa digunakan untuk analisis taktik pasca-pertandingan.
Pada saat itu, pelatih asal Portugal ini bahkan menyebut timnya sebagai “tim Manchester United terburuk dalam sejarah.”
