JABAR EKSPRES – Sebanyak 38 Kepala Keluarga (KK) korban dan terdampak bencana di tiga kelurahan, Kecamatan Bogor Selatan resmi menempati hunian tetap (Huntap) di Kampung Ciranjang, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.
Huntap berupa unit tipe 36 tersebut ditempati oleh 38 KK, yang terdiri dari 24 KK Kelurahan Empang, 13 KK Kelurahan Batu Tulis, dan 1 KK Lawang Gintung.
“Saya kalau ke mana-mana berkaitan dengan relokasi, Kota Bogor ini yang saya jadikan contoh,” katanya dikutip Rabu, 22 Januari 2025.
Baca Juga:Cegah PMK, Pemkab Bogor Suntikan 2.800 Dosis Vaksin pada Hewan TernakCegah Penyebaran PMK, Wamentan Dorong Pemda Siapkan Anggaran Vaksin untuk Ternak
Ia juga menyampaikan, bahwa dirinya ingat betul, saat terjadi bencana di Kota Bogor tahun 2023 silam, ia turun langsung ke lokasi bencana.
Pemkot Bogor bergerak cepat sehingga bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat melalui BNPB.
Bantuan stimulan pembangunan rumah menggunakan anggaran dana siap pakai dari BNPB diwujudkan dalam bentuk 38 unit Huntap.
“Ini wujud nyata dari pemerintah pusat dan Pemkot Bogor, serta komitmen kami untuk memberikan perlindungan, keamanan, dan kenyamanan bagi warga,” paparnya.
