Jadi Kota Termacet ke-12 di Dunia, Ini Upaya Satlantas Tuntaskan Kemacetan di Kota Kembang

Dok. Pengendara sepeda motor melewati kemacetan di jalan Buah Batu, Kota Bandung, Senin (20/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres.
Dok. Pengendara sepeda motor melewati kemacetan di jalan Buah Batu, Kota Bandung, Senin (20/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persoalan kemacetan, hingga saat ini masih belum bisa dihindarkan bagi masyarakat khususnya yang berada di wilayah Kota Bandung.

Bahkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Tom Tom Traffic, Kota Bandung saat ini telah menduduki peringkat ke- 12 dunia sebagai kota termacet mengalahkan Jakarta yang hanya menduduki peringkat ke- 90.

Menanggapi hal ini, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung mengaku pihaknya akan terus berupaya menuntaskan kemacetan di wilayah Kota Bandung.

Baca Juga:Dinkes Minta Pelaku Usaha Mamin di Bandung Barat Urus SLPKertajati Tak Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Pasar Baru, Rencana Reaktivasi Bandara Husein Disambut Pedagang

Dikatakan Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus bekerjasama dengan beberapa pihak atau stakeholder terkait guna bisa menuntaskan kemacetan di wilayah Kota Bandung.

“Kita tidak bisa menangani itu sendiri tanpa dukungan stakeholder lain. Karena dengan jumlah penduduk yang cukup padat, orang tahu bagaimana kondisi lalu lintas Bandung yang tak terlepas dari kemacetan dan juga sebagai tujuan wisata,” ujarnya, Senin (20/1).

Wahyu mengaku, saat ini pihaknya sudah menyiapkan beberapa skema dalam menuntaskan kemacetan di Kota Bandung.

Seperti hal nya di jam-jam sibuk, jajaran Satlantas Polrestabes Bandung kata dia akan terus menyiapkan anggotanya untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang memiliki tingkat kepadatan yang cukup parah.

“Termasuk pada weekend (hari libur) seperti di tempat-tempat wisata arah ke Lembang, Gerbang Tol Pasteur, Jalan Djunjunan, Dago, Ledeng, Asia Afrika, tempat kuliner yang pasti dipenuhi wisatawan, itu juga sama (akan ditempatkan anggota),” katanya.

Dengan upaya tersebut, Wahyu berharap kemacetan di wilayah Kota Bandung dapat segera dituntaskan.

“Kita jaga Kota Bandung dengan tertib lalu lintas, sehingga masyarakat diharapkan tidak menerobos, selalu gunakan helm, gunakan safety belt saat berkendara. Apalagi sekarang sudah ada sistem E-TLE (tilang elektronik) untuk memberi efek jera bagi masyarakat yang melanggar,” pungkasnya.(San)

0 Komentar