Anggaran Upgrade RSUD Kesehatan Kerja Tunggu Gubernur Terpilih

Anggaran Upgrade RSUD Kesehatan Kerja Tunggu Gubernur Terpilih
Ilustrasi RSUD / Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rencana upgrade Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kesehatan Kerja tampaknya masih belum pasti. Itu masih perlu menunggu kebijakan dari Gubernur terpilih, Dedi Mulyadi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jabar Vini Adiani Dewi saat ditemui di Gedung Sate beberapa waktu lalu. “Itu tergantung pak Gubernur Baru (Dedi Mulyadi.red),” ucapnya.

Sejumlah wakil rakyat di DPRD Jabar juga sempat mendorong agar RSUD Kesehatan Kerja itu segera bisa diupgrade. Saat ini RSUD yang ada di Jalan Raya Rancaekek itu masih dalam kelas D. Tentunya kondisi itu menyebabkan berbagai keterbatasan layanan.

Baca Juga:2 Ekor Sapi di Kota Banjar Terdeteksi PMK RinganAda Mode Fotografi dan Videografi Bawah Air, Oppo Siap Luncurkan Reno13

Di antaranya soal kapasitas ruang rawat inap. “Kalau dari kami inginnya ada percepatan dan peningkatan layanan kesehatan,” jelas Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung.

Di lain kesempatan, Vini sempat mengungkapkan bahwa mengupgrade RSUD itu memang butuh anggaran yang tidak sedikit. “Kebutuhan sekitar Rp700 miliar, semoga ada pembiayaan,” tuturnya.

Anggaran itu untuk membangun infrastruktur dalam RSUD maupun perbaikan sejumlah sarana dan prasarana layanan. Itu untuk melengkapi sebagaimana standar yang telah ditentukan.

Berdasar Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 2021 misalnya, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebagai rumah sakit tipe B. Di antaranya, paling sedikit memiliki 200 tempat tidur.(son)

0 Komentar