JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Forum UMKM IKM menggelar rapat konsolidasi di Gedung Rapat Serbaguna DPRD Kabupaten Bogor, Minggu (12/1).
Rapat konsolidasi itu sekaligus membawa mengenai pemaparan Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor.
Ketua Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor Nurunisa Setiawan mengatakan, UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan yang ketat dan akses pasar yang terbatas.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Alihkan Anggaran untuk Kepentingan MasyarakatPerumda Tirta Pakuan Kota Bogor Siap Berubah jadi Perseroda
“Kami Forum UMKM IKM telah merancang sejumlah program yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM,” ujarnya, Minggu (12/1).
Kata Anggota DPRD termuda ini, hal itu tentunya dengan kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Itu menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan UMKM di Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Dalam rapat konsolidasi ini, disepakati beberapa bentuk kerjasama yang akan dilakukan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah tersebut.
“Momentum ini menjadi sarana untuk merumuskan dan merancang program-program untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi UMKM, seperti akses permodalan, pengembangan produk, dan pemasaran,” bebernya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rapat Konsolidasi Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor, Bagas Jonathan menyampaikan, rapat kerja ini merupakan langkah awal yang penting dalam menyusun strategi pengembangan UMKM dan IKM di Kabupaten Bogor.
“Melalui rapat ini, kita dapat menyatukan visi dan misi untuk memajukan UMKM dan IKM di daerah kita,” kata dia.
