Dari Banjaran, Marini Produksi Ratusan Terompet Bong untuk Tahun Baru 2025, Jadi Sumber Penghasilan Tahunan

Marini (40) seorang pengrajin terompet dari Kampung Stasion Utara, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. (Agi / Jabar Ekspres)
Marini (40) seorang pengrajin terompet dari Kampung Stasion Utara, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. (Agi / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang perayaaan tahun baru 2025, Marini (40) seorang pengrajin terompet dari Kampung Stasion Utara, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung tengah sibuk memproduksi terompet bong untuk memenuhi permintaan pasar.

Setiap bulan Desember dia bersama keluarganya kembali menghidupkan tradisi pembuatan terompet yang telah dijalankan selama 10 tahun.

Marini mengatakan jika dirinya memproduksi terompet jenis bong ini khusus untuk libur Natal dan Tahun Baru 2025 bersama suami dan anaknya.

Baca Juga:Pemkab Bogor Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk Bantuan Keuangan Desa Mulai 2025Tragis, Seorang Siswi di Cimahi Jadi Korban Pencabulan dan Dibawa ke Hotel di Lembang oleh Pria asal Jakarta Utara

Setiap harinya Marini dapat menghasilkan 30 kodi terompet dengan total 400 kodi terompet yang siap dijual selama bulan Desember ini.

“Biasanya setiap tahun selalu menyiapkan 500 kodi, tapi tahun sekarang mah menurun. Saya cuma menyiapkan 400 kodi mah ada. Pendapatan mah dulu mah bisa sampai Rp20 juta. Tapi kalau sekarang mah ya kalau habis ada sekitar Rp15 juta pendapatan dalam sebulan,” jelasnya.

Marini menuturkan dengan penjualan terompet tersebut dirinya bisa meraup keuntungan yang fantastis. Dengan cuan yang menggiurkan tersebut membuat dirinya rela menekuni penjualan terompet saat akhir tahun.

0 Komentar