JABAR EKSPRES – Penumpukan sampah di Pasar Antri Cimahi menjadi sorotan publik, khususnya pengunjung dan pedagang. Bau tak sedap yang ditimbulkan sampah-sampah tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.
Ketua Umum Cimahi Kondusif, Agus Hermawan, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ini. Ia menyayangkan pengelolaan sampah yang dianggap tidak memadai sehingga meluas hingga ke jalan.
“Pengunjung dari arah Pojok yang hendak masuk ke Pasar Antri menjadi terganggu. Belum lagi sampah yang ada di dalam area pasar. Setiap orang yang lewat sudah mulai terganggu dengan baunya,” ujar pria yang akrab disapa Kang Egon, Minggu (22/12/2024).
Baca Juga:Pastikan Perayaan Natal Aman, Pj Bupati Bandung Barat Bakal Tinjau Sejumlah GerejaLalu Lintas di Jalur Puncak Lancar, Diprediksi Ramai pada 24-25 Desember
Kang Egon menegaskan, sampah seharusnya tidak dibiarkan menumpuk terlalu lama. Jika kondisi ini terus berlangsung, ia khawatir dampaknya akan merugikan pedagang karena pengunjung enggan berbelanja.
“Seharusnya pihak terkait responsif terhadap kondisi sampah di Pasar Antri. Kasihan pengunjung dan pedagang, mereka seharusnya memperhatikan hal ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, tempat-tempat yang sering dikunjungi warga harus dikelola dengan baik agar memberikan kenyamanan, tanpa gangguan bau menyengat akibat sampah.
Ia juga berharap pihak terkait segera merespons kondisi Pasar Antri yang kini menjadi lautan sampah. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus.
“Semoga pihak terkait segera menindaklanjuti masalah sampah yang sudah mulai mengganggu warga Pasar Antri,” harap Kang Egon. (Mong)
