Penelitian yang dipublikasikan dalam Morbidity and Mortality Weekly Report pada 2017 mengungkapkan bahwa bayi yang lahir dalam air lebih rentan terhadap infeksi bakteri tertentu, seperti Legionella, yang dapat menyebabkan penyakit serius jika terhirup.
Melahirkan dengan metode water birth menunjukkan bahwa persalinan di dalam air bukan hanya tren, tetapi pilihan yang semakin diminati karena manfaatnya yang besar bagi kenyamanan ibu dan bayi.
Meskipun memiliki biaya yang cukup tinggi, banyak pasangan yang memilih metode ini untuk pengalaman persalinan yang lebih tenang dan alami.
Baca Juga:Aplikasi Lactalis Ranch Penghasil Uang atau Justru Investasi Bodong? Ini Penjelasannya16 Titik Rawan Macet di Kota Bandung Selama Libur Nataru, Catat Lokasi dan Jadwalnya!
Bagi Anda yang tertarik dengan metode ini, penting untuk memperhatikan risiko yang ada, serta berkonsultasi dengan tenaga medis yang berpengalaman untuk memastikan proses persalinan berjalan dengan aman.
