JABAR EKSPRES – Mempelajari obat-obatan dan efek sampingnya menurut dokter bakal membantumu menemukan produk medis yang tepat. Kamu juga dapat menyiapkan solusi untuk menekan dampak konsumsi obat tersebut. Jadi, kandungan di dalamnya dapat bekerja optimal dalam tubuh.
Golongan obat-obatan dan efek sampingnya menurut dokter
Sebagaimana petunjuk yang bersumber dari website idimataram.org bahwa penggolongan obat-obatan berdasarkan jenis tak hanya ditentukan para dokter. Di Indonesia, ketetapannya telah diatur Kementerian Kesehatan dalam Peraturan Menkes RI No.
949/Menkes/Per/IV/2000. BPOM juga turut campur tangan dalam penyusunan golongan obat, terutama untuk keamanan pemasaran.
Baca Juga:10 Tim eSports Terbesar dan Terkenal di Dunia4 Teknologi Terbaru dalam Dunia Kedokteran Yang Populer Sepanjang 2024
Dari tujuh jenis yang disebutkan, ada lima jenis obat beserta efek samping yang paling umum dikonsumsi masyarakat Indonesia. Di antaranya adalah:
1. Obat-obatan bebas
Obat-obatan bebas mempunyai simbol lingkaran hijau bertepi hitam. Meski mudah ditemukan di warung maupun apotek, konsumsinya tetap harus sesuai anjuran pakai. Beberapa jenis obat yang masuk ke golongan ini adalah antasida, parasetamol, serta ibuprofen. Efek sampingnya pun relatif ringan, salah satunya mudah mengantuk.
2. Obat-obatan bebas terbatas
Memiliki simbol lingkaran biru bertepi hitam, obat-obatan bebas terbatas mencakup Tremanza, Grantusif, hingga CTM. Golongan obat ini pun dibagi lagi menjadi enam jenis dengan peringatan yang variatif. Kamu masih bisa mengonsumsinya tanpa resep dokter, tetapi efek samping yang diberikan bisa lebih beragam juga, termasuk reaksi seperti alergi.
