JABAR EKSPRES – Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor 04, Dedi Mulyadi menyebut bahwa debat publik ke- 2 kemarin seperti tanya jawab antar pasangan calon (Paslon).
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar baru saja menyelesaikan debat publik ke- 2 untuk pasangan calon gubernur di Kabupaten Cirebon, Sabtu, 16 November 2024 kemarin.
“Tapi saya mah biasa saja lah. Karena selama ini gitu-gitu saja. Dan saya mah, debatnya menyampaikan apa yang ada dalam pikiran saja,” ungkapnya.
Baca Juga:Ahli Waris Klaim Punya Hak atas Lahan SDN Pasirhuni di Desa Pasirnanjung Sumedang, Tokoh Pemuda Buka SuaraDebat Publik Kedua Pilkada Banjar Digelar 20 November 2024 Malam, Ini Rincian Temanya!
Meski demikian, jelang debat terakhir nanti di Bogor, Demul menuturkan bahwa bersama pasangannya Erwan Setiawan akan memberikan gagasan dan program terbaiknya kepada masyarakat.
Penambahan durasi ini dilakukan, menurut Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jabar Hedi Ardia, agar nantinya seluruh paslon dapat leluasa dalam menyampaikan visi-misi, program, dan gagasannya kepada masyarakat.
“Soal durasi (jawaban paslon), di mana kalau di debat pertama itu terbatas hanya 45 detik. Nah di debat kedua, kita tambah menjadi 60 detik,” ucapnya saat ditemui di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11) lalu.
