JABAR EKSPRES – Artikel ini membahas kunci jawaban soal IPA kelas 9 tentang listrik statis yang ada di halaman 195. Pembahasan ini membantu siswa lebih memahami konsep listrik statis secara menyeluruh dan memperkuat pemahaman materi di rumah.
Pada materi IPA kelas 9, salah satu topik penting yang dibahas adalah konsep listrik statis. Memahami listrik statis menjadi kunci utama bagi siswa untuk lebih mengenal bagaimana muatan listrik bekerja. Melalui latihan soal yang ada di buku IPA kelas 9 halaman 195, siswa dapat mengasah pengetahuan mereka dan menguji seberapa paham mereka terhadap konsep ini.
Soal yang tersedia menantang siswa untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait fenomena listrik statis, seperti bagaimana elektroskop bereaksi ketika didekati benda bermuatan. Dalam soal pertama, siswa diminta untuk menjelaskan apa yang terjadi jika elektroskop netral didekati benda bermuatan negatif.
Pembahasan Soal:
- Elektroskop dan Benda Bermuatan
Ketika elektroskop netral didekati benda bermuatan negatif, elektron pada kepala elektroskop akan terinduksi menjauhi benda tersebut dan bergerak menuju dua daun elektroskop. Akibatnya, kedua daun elektroskop akan membuka karena kedua daun tersebut menjadi bermuatan negatif dan saling tolak-menolak. - Gaya Antara Dua Muatan
Soal berikutnya menanyakan tentang perhitungan gaya Coulomb antara dua muatan. Dengan muatan masing-masing sebesar q1 = 4 μC dan q2 = 8 μC serta jarak 60 cm, siswa diminta menggunakan konstanta Coulomb untuk menghitung gaya. Berdasarkan rumus, besarnya gaya tersebut adalah 0,8 N. Latihan ini membantu siswa lebih memahami hubungan antara muatan dan jarak dalam mempengaruhi gaya. - Medan Listrik oleh Muatan A dan B
Siswa juga belajar tentang medan listrik yang dihasilkan oleh dua muatan. Dalam soal ini, besar medan listrik dari dua muatan dapat dihitung menggunakan rumus E = F/q. Hasilnya, medan listrik dari muatan A adalah 400 N/C, sedangkan dari muatan B adalah 200 N/C. - Petir Menyambar Pohon Tinggi
Sebuah pertanyaan menarik juga muncul terkait fenomena alam, yaitu mengapa petir lebih sering menyambar pohon kelapa yang tinggi daripada pohon mangga yang lebih pendek. Jawabannya adalah karena petir cenderung menyambar objek yang lebih tinggi di sekitarnya, seperti pohon kelapa.
