“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk memperkuat jembatan persaudaraan di antara pemuda Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan agama, semangat kebersamaan dan persaudaraan dapat terjalin dengan baik. “Melalui dialog dan interaksi, generasi muda dapat belajar untuk saling menghargai dan memahami satu sama lain, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap terciptanya masyarakat yang harmonis dan toleran,” katanya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan semakin banyak inisiatif yang mengajak pemuda dari berbagai latar belakang untuk berkumpul, berdiskusi, dan berkolaborasi demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (CEP)
