Debat Pilbup Ciamis Hanya Satu Paslon, Begini Penjelasan KPU

Debat Pilbup Ciamis Hanya Satu Paslon, Begini Penjelasan KPU
Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, saat ditemui di kantor KPU Ciamis belum lama ini. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, mengungkapkan bahwa debat untuk pemilihan bupati (Pilbup) Ciamis tahun 2024 akan berlangsung dengan cara yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh hanya adanya satu pasangan calon (paslon) yang terdaftar, yaitu Herdiat Sunarya dan Yana D Putra. Dalam situasi ini, debat tidak akan melibatkan lawan bagi paslon tersebut, sehingga format debat akan lebih berfokus pada penggalian visi dan misi dari paslon tunggal.

Oong Ramdani menjelaskan, kondisi ini cukup menantang dan berbeda pada Pilbup tahun 2024, karena hanya terdapat satu paslon saja. “Secara teknis, kami masih terus merumuskan agar proses debat tidak monoton. Kami berupaya untuk menciptakan suasana debat yang menarik dan informatif meskipun hanya ada satu paslon,” kata Oong Ramdani, Sabtu 26 Oktober 2024.

Debat yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2024 ini akan melibatkan sekitar 3 hingga 5 panelis yang akan bertugas untuk menggali lebih dalam mengenai visi dan misi dari paslon Herdiat Sunarya dan Yana D Putra. “Kami juga aktif mengumpulkan masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan debat ini, guna memastikan bahwa acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan memenuhi harapan publik,” katanya.

Baca Juga:KPU Ciamis Gelar Lomba Stand Up Komedi, Ciptakan Suasana Bahagia Menjelang PilkadaKPU Banjar akan Gelar Debat Paslon pada 5 November 2024 di Gedung GBI

Oong Ramdani menambahkan bahwa tema debat masih dalam tahap finalisasi dan akan ditentukan berdasarkan masukan yang diterima. “Kami ingin memastikan bahwa debat ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi misi, tetapi juga menjadi sarana dialog yang konstruktif antara paslon dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan situasi ini, KPU Ciamis berharap dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih mengenal paslon tunggal yang akan memimpin Kabupaten Ciamis ke depan. Masyarakat diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam debat tersebut, meskipun hanya ada satu paslon, agar proses demokrasi tetap berjalan dengan baik dan transparan.

“Pilbup Ciamis kali ini menjadi perhatian khusus karena situasi yang tidak biasa, yakni hanya terdapat satu paslon. Diharapkan, meskipun hanya ada satu paslon, proses pemilihan tetap berjalan dengan fair dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menilai serta memahami visi dan misi dari calon pemimpin mereka,” ujar Oong.

0 Komentar