“Pemilihan yang demokratis, luber dan jurdil, adalah tanggung jawab kita semua, termasuk kaum perempuan,” paparnya.
Ia berharap sosialisasi ini juga mendorong para perempuan untuk memeriksa apakah mereka sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Jangan sampai masyarakat terlibat dalam aktivitas politik tetapi belum terdaftar dalam DPT,” tandasnya. (Mong)
