JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar), hingga saat ini terus melakukan langkah dan upaya pengurangan volume sampah yang dikirim dari wilayah Bandung Raya ke Sarimukti.
Pasalnya menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman, kondisi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) yang berlokasi di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tersebut diprediksi akan mengalami overload di akhir 2024 nanti.
Herman menegaskan, agar kondisi tersebut tidak semakin parah, Pemprov Jabar meminta kepada seluruh daerah di Bandung Raya untuk melakukan aksi nyata dalam mengurangi volume sampah sebelum dikirim ke Sarimukti.
Baca Juga:Presiden Terpilih Diharapkan Jadi Panglima Pemberantasan Mafia Pertambangan, Mafia Perkebunan Sawit, dan Tindakan DeforestasiAhmad Syaikhu Optimistis Bisa Ulangi Kemenangan Aher di Pilgub Jabar
Maka dengan adanya cara ini, Herman berharap upaya pengurangan volume sampah ke Sarimukti dapat dilakukan secara maksimal khususnya oleh Kabupaten/kota yang berada di wilayah Bandung Raya.
