Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Perkumpulan Santri Muda Bandung Barat, mereka menyampaikan beberapa poin utama.
Keputusan para santri untuk mencabut dukungan bukan hanya karena kekecewaan, tetapi juga didasari oleh sikap hormat dan tadzim kepada guru mereka, Aa Maulana. Menurut Rizki, mereka tidak ingin terlibat dalam dukungan yang tidak selaras dengan nilai-nilai penghormatan kepada sang guru.
“Bagi kami, tadzim kepada guru adalah yang utama. Ketika beliau mundur, kami pun tidak akan melanjutkan dukungan untuk calon lain yang tidak sejalan dengan perjuangan awal,” tandasnya. (Wit)
