Jaga Ekosistem Laut, FishLog Tanam 5.000 Pohon Mangrov di Muara Gembong  

Penanaman 5.000 pohon mangrove untuk perlindungan dan kesehatan ekosistem pesisir di Muara Gembong, Senin 23 September 2024.
Penanaman 5.000 pohon mangrove untuk perlindungan dan kesehatan ekosistem pesisir di Muara Gembong, Senin 23 September 2024.
0 Komentar

Technical Coordinator Impact Investing UNDP, Cindy Colodam yang juga memberikan sambutan menjelaskan, Catalytic Fund Program ini telah berjalan dari akhir tahun lalu, dimana FishLog telah memberikan akses pelatihan kepada lebih dari 100 Ibu Rumah Tangga Komunitas Nelayan, membangun kesadaran terhadap lingkungan kepada lebih dari 200 anak-anak di wilayah pesisir, pengolahan limbah dan melalui kegiatan hari ini yakni mitigasi perubahan iklim. “Dengan ini kami berharap dengan adanya kegiatan penanaman mangrove, FishLog dan Kecamatan Muara Gembong dapat menginspirasi sektor swasta lain untuk terus mendorong kesadaran terhadap lingkungan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, khususnya di wilayah pesisir. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami terhadap abrasi pantai, tempat

pemijahan bagi berbagai jenis ikan, dan penyerap karbon yang signifikan dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Di Indonesia, yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, mangrove menjadi komponen vital dalam perlindungan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga:Peduli Kemanusiaan, MAI Jabar Galang Dana untuk PalestinaSentra Abiyoso Gelontorkan Bufferstock Kemensos Rp 999 Juta untuk Gempa Bumi di Kabupaten Bandung

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, ekosistem mangrove menghadapi tekanan yang semakin besar akibat aktivitas manusia, seperti alih fungsi lahan, penebangan ilegal, dan pencemaran. Degradasi ini tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga mengurangi kemampuan wilayah pesisir untuk menahan dampak perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut dan badai tropis. (bbs)

0 Komentar