“Jadi kalau dulu masif branding personal walaupun hanya baru digadang-gadang si A dengan si B, si B dengan si C, sedangkan ini sudah pasti. Maka kemudian bagaimana literensialnya, perbedaannya seperti apa? Nah itu dalam proses,” ucap Yus.
LS Vinus Rilis Elektabilitas 5 Paslon Cawalkot dan Wawalkot Bogor, Sendi Pepet Dedie, Rena Paling Buncit
