JABAR EKSPRES, BANDUNG – Sejumlah harga komoditas pangan alami kenaikan terimbas dampak musim kemarau, Minggu (1/9/2024). Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung mencatat, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya cabai.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyebut, kondisi musim kemarau memperparah jumlah produksi komoditas pangan tersebut. Hal ini menyebabkan lonjakan harga yang cukup signifikan dialami sejumlah pedagang pasar tradisional.
“Untuk beberapa produksi terpengaruh kekeringan. (Kekurangan) jumlah produksi cabai dan sebagainya,” ungkap Gin Gin saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, beberapa waktu lalu.
Baca Juga:P-APBD 2024 Disahkan, Volume Anggaran jadi Rp37,51 TriliunTutup Proses Pendaftaran, KPU Sebut Ada 4 Pasang Calon Gubernur di Jawa Barat
Hal tersebut juga diperparah dengan hasil panen petani turun akibat serangan hama patek dan habis masa panen raya. Sementara itu berbanding terbalik dengan harga bawang merah yang mengalami penurunan. Dikarenakan pasokan meningkat petani sedang panen raya.
“Pemantauan stok pasokan dan harga pangan dilaksanakan di delapan pasar tradisional dengan lokasi strategis dan jumlah konsumen tinggi, yaitu Kosambi, Sederhana, Kiaracondong, Gedebage, Moh Toha, Astana Anyar, Cicadas, dan Andir,” rincinya.
Lalu komoditas pangan lain, bawang putih. Pihaknya mencatat bahwa saat ini harganya sedang tinggi karena kenaikan harga dari negara produsen. Serta realisasi import masih rendah sehingga ketersediaan dalam negeri terbatas.
