“Berdasarkan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) sejak Pileg dan Pilpres pada Februari lalu hingga Pilkada nanti angka partisipasi masyarakat terhadap pengawas Pemilu sudah mencapai 67 persen,” ungkapnya.
Meski belum menyentuh 100 persen, Dede menyebut perkembangan partisipasi masyarakat untuk mengawasi kecurangan pemilu mesti diacungi jempol.
Pasalnya, di tengah keterbatasan Tim Adhock Bawaslu di tingkat Kecamatan, masyarakat Kabupaten Bandung, kata Dede, mulai berani melaporkan temuan-temuan kecurangan Pemilu.
Baca Juga:Viral Dugaan Pungli di SMAN Cirebon, Begini Respons Disdik Jabar500 Orang Ikut Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Jelang Pilbup Bandung, Diharapkan Mampu Antisipasi Berbagai Pelanggaran
“Makanya kami menekankan bahwa angka partisipatif ini harus semakin tahun semakin bertambah dan tinggi,” pungkasnya.
