Pupuk Organik Bio Soltamax Asal Soreang Sukses Tembus Pasar Afrika dan Eropa

Pupuk Organik Bio Soltamax, Pupuk Asal Soreang yang Tembus Pasar Afrika dan Eropa. Foto Agi Jabar Ekspres
Pupuk Organik Bio Soltamax, Pupuk Asal Soreang yang Tembus Pasar Afrika dan Eropa. Foto Agi Jabar Ekspres
0 Komentar

Namun, untuk urusan ekspor ke luar negeri, PT Solusi Tani Makmur menjadi bagian dari binaan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam ekspor coaching program.

“Jadi kami untuk urusan ekspor kami benar-benar disupport oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri juga, dan Bank Indonesia. Jadi kami dibuka luas untuk pasar ekspor ini,” ujar dia.

Melki berharap, pupuk Bio Soltamax bisa menjadi salah satu produsen pupuk organik yang bisa menutupi kebutuhan pupuk dalam negeri atau luar negeri.

Baca Juga:Irigasi Tak Berfungsi Normal, Petani di Cihampelas KBB Tunda Masa Tanam PadiKetua DPRD Rudy Susmanto Berikan Ratusan Kursi Roda untuk Masyarakat Disabilitas di Kabupaten Bogor

“Memang kita sudah memiliki pangsa pasar di luar negeri, namun sejauh ini Bio Soltamax masih belum diakomodir oleh pemerintah. Padahal, Bio Soltamax sejak tahun 2019 sudah berdiri dan memproduksi pupuk di Soreang,” ungkapnya.

“Nah ini dari Soreang menuju dunia nih. Kalau kendala, sebenarnya kalau kendala produksi tidak terlalu, tapi mungkin lebih kepada hubunganya dengan pemerintah sekitar yang memang kita sedang gaungkan dari sekarang gitu. Pasalnya potensi wilayah Kabupaten Bandung sangat besar,” lanjutnya.

Namun tetap saja, dirinya ingin Bio Soltamax bisa juga memenuhi kebutuhan pertanian di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung.

“Artinya kita mendunia, tapi ya di lokal pun juga harus harus merata ya, jadi merupakan satu kesempatan bagus dari produk lokal Kabupaten Bandung ini untuk menjadi kontributor pertanian dunia nantinya. Karena pupuk kami adalah pupuk organik bersertifikat. Dan ini selain domestik, jadi kita nanti akan menjadi pemain di pasar global. Jadi kebanggaan bagi Kabupaten Bandung memiliki produk yang sangat unggul ini. Jadi sudah diakui oleh internasional,” tuturnya.

0 Komentar