Kelenjar tiroid, yang terletak di pangkal leher, memegang peranan penting dalam metabolisme tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan selenium dapat berhubungan dengan gangguan tiroid seperti hipotiroidisme atau gondok.
Selenium, yang terdapat dalam pakcoy, mendukung fungsi kelenjar tiroid dan membantu menjaga keseimbangan hormon tiroid.
Baca Juga:Cara Pengajuan dan Tabel Angsuran KUR BRI 2024 Plafon hingga Rp100 JutaSpesifikasi dan Harga Redmi Pad Pro 5G di Indonesia
4. Mengurangi Risiko Kanker
Sayuran cruciferous seperti pakcoy mengandung senyawa glukosinolat yang memiliki sifat antikanker.
Senyawa ini dapat dipecah menjadi isotiosianat, yang dipercaya memiliki efek perlindungan terhadap berbagai jenis kanker.
Selain itu, selenium dalam pakcoy berpotensi mengurangi risiko kanker payudara, paru-paru, kerongkongan, perut, dan prostat.
Meskipun kandungan selenium dalam pakcoy tidak sangat tinggi, konsumsi rutin dapat memberikan manfaat tambahan.
5. Mendukung Pengelolaan Berat Badan yang Sehat
Dengan kalori yang sangat rendah dan kandungan serat serta air yang tinggi, pakcoy merupakan pilihan ideal untuk mengelola berat badan.
Menambahkan sayur ini ke dalam diet harian Anda dapat mendukung kesehatan tulang, kardiovaskular, tiroid, serta membantu pengelolaan berat badan.
Jadi, jangan ragu untuk menikmati sayuran ini dalam berbagai hidangan Anda!
