Galih menjelaskan, penghargaan yang diberikan oleh Kementrian Sosial yakni Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, Kasat Lantas Polresta Bandung, dan guru SD-nya.
“Sedangkan Ilham ini diberi beasiswa selama pendidikan,” jelas Galih.
Dalam acara tersebut, Ilham juga bergabung dengan anggota TNI dan Polri yang mendapatkan penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendukung tugas pelaksanaan Kementerian Sosial di seluruh Indonesia.
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyinggung pentingnya peran guru dan polisi dalam mendukung Ilham, yang telah mengalami trauma karena kehilangan ayahnya sejak empat bulan lalu.
Baca Juga:Memicu Potensi Bahaya, Menakar Peran Dishub dalam Menindak Bus Telolet di Kota BandungTanggapi Koalisi ‘Alus Pisan’, Dadang Supriatna: Sebelum Janur Kuning Melengkung Semuanya Bisa Berubah!
“Andai kata guru tidak menyampaikan surat itu ke polisi, begitu pun jika polisi tidak menyanggupi untuk mengambil rapor, bisa jadi itu akan menjadi trauma yang mendalam bagi Ilham,” ujarnya.
Dirinya juga tak lupa mengucap syukur atas niat baik yang diberikan dan dibalas oleh Allah SWT dengan mendapatkan penghargaan.
“Kedepannya kita akan fokus lagi membantu orang-orang seperti Ilham. Paling tidak memberikan pendampingan psikologi terhadap anak-anak yang mempunyai trauma khusus. Misalnya trauma perlakuan kasar, trauma seksual, atau trauma yang ditinggalkan dari broken home. Harapannya ke depannya anak-anak ini menjadi lebih baik dan tidak mengulangi hal-hal tersebut,” pungkasnya.
