KWT Cimahi Sukses Tingkatkan Ekonomi Warga Melalui Penjualan Hasil Pertanian

Doc. Panen Hasil Pertanian Kelompok Wanita Tani (KWT) Cimahi (istimewa)
Doc. Panen Hasil Pertanian Kelompok Wanita Tani (KWT) Cimahi (istimewa)
0 Komentar

Namun, meskipun berbagai upaya telah dilakukan, masih terdapat beberapa kendala. Ibu Idar mengatakan, kendala yang dihadapi yakni kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana untuk bertani.

“Yang masih kurang itu, seperti tempat pembibitan dan alat-alat kita masih kurang, karena memang kita masih swadaya masyarakat. Dari dinas memang sudah mengajukan, tapi memang belum turun. Ada kabar Agustus katanya akan ada bantuan P2L rumah bibit itu,” tambahnya.

Idar berharap agar warga semakin rajin bercocok tanam untuk mengisi bazar di kelurahan masing-masing.

Baca Juga:Hari Kedua Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Polda Jabar Tolak Dalil PemohonDedi Mulyadi Dampingi Pegi Setiawan di Hari Kedua Sidang Praperadilan

“Kita saling kolaborasi dan membantu untuk mengisi kekosongan. Misalnya di RW tersebut tidak ada bibit pakcoy, kita kasih gitu, jadi saling mengisi,” katanya.

KWT tersebut memiliki sejumlah program, seperti tabungan sayur. Di mana setiap warga di wilayahnya bisa menabung hasil pertanian mereka.

“Misalnya di wilayah pekarangannya itu ada satu ons cengek atau satu kilo pakcoy, itu boleh menabung. Kalau ada bazar, ibu-ibunya silahkan panen di pekarangannya yang ada apa saja. Nanti kita kemas semenarik mungkin, dan kita pajang di tempat bazar yang sudah di kelurahan-kelurahan,” tutupnya. (Mong)

0 Komentar