JABAR EKSPRES – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono sebut beberapa pelaku penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing yang menggunakan kapal ikan asing (KIA) Run Zeng berasal dari Indonesia.
‘’Yang saya enggak sangka, sebetulnya illegal fishing ini bekerja sama dengan beberapa pelaku, dan beberapa pelaku yang ada di Indonesia, khususnya di wilayah Pantura Jawa itu,’’ ujar Trenggono dikutip dari ANTARA, Senin (3/6).
‘’Mereka bekerja saja, jadi mereka dijanjikan gaji 10-15 juta setiap bulan, nah itu tertarik. Jadi saya kira juga ada perbudakan juga,’’ kata Trenggono.
Baca Juga:Belum Terima Dana Kompensasi, Ratusan Petani Rumput Laut NTT Korban Montara Ngadu ke Menko MarvesProgram Relawan Bakti BUMN, PNM Berikan Bantuan serta Pelatihan Pada Warga Desa Butuh Magelang
‘’Yang saya sedih, terus terang saja ini kerja sama dengan pelaku-pelaku yang ada di Indonesia. ini yang saya sedih,’’ ucap Trenggono.
