Hari mengungkapkan, untuk pengelolaan terminal bukan ranah pemerintah desa, sehingga pihaknya tak berupaya memanfaatkan kembali lahan aset tersebut, untuk area pangkalan transportasi umum.
“Sebelumnya telah dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan aset desa yang dulu Terminal Cileunyi,” ungkapnya.
“Belum diketahui kapan rest area akan mulai dibangun. Yang pasti, di desa tak ada masalah,” pungkas Hari. (Bas)
