Waspada! Pekerja Migran Indonesia Sering Jadi Target Pelaku Investasi Bodong, Ini Alasannya

Ilustrasi Investasi Bodong Sering Menjerat Pekerja Migran Indonesia, Ini Penyebabnya/ Pexels/ RDNE Stock project
Ilustrasi Investasi Bodong Sering Menjerat Pekerja Migran Indonesia, Ini Penyebabnya/ Pexels/ RDNE Stock project
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pekerja Migran Indonesia (PMI) sering menjadi salah satu target sasaran pelaku investasi bodong alias ilegal.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan alasannya.

Hal ini karena pekerja migran Indonesia biasanya memiliki jumlah uang yang cukup besar setelah mereka bekerja selama beberapa tahun di luar negeri.

“Karena mereka (PMI) memiliki gaji, kemudian karena masih muda belum paham mengenai produk keuangan, tentu itu akan menjadi incaran pihak-pihak baik yang di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Hudiyanto, Ketua Sekretariat Satgas Pasti OJK, dikutip dari Antara.

Baca Juga:Ini Faktor Utama Investasi Bodong Menjamur, OJK: Sejak 2017 Kerugian Capai Rp139,67 TriliunTHR Guru PAI 2024 Cair Kapan? Ini Kata Kemenag dan Proses Pencairannya

Mereka seringkali menjadi sasaran empuk bagi pelaku investasi bodong  karena dianggap memiliki potensi untuk menjadi investor yang menjanjikan.

Sehingga hal tersebut menjadi salah satu pendorong utama kasus investasi ilegal, atau investasi bodong yang meningkat di Indonesia.

Menurutnya, tak sedikit PMI yang sudah terperangkap rayuan para pelaku investasi bodong, baik yang bermunculan di dalam maupun luar negeri.

Bahkan, Hudiyanto mengatakan kemungkinan bisa saja PMI sudah diincar sejak mereka dari bandara.Investasi bodong umumnya memang menawarkan imbal hasil yang besar dan menggoda.

Investasi bodong umumnya memang menawarkan imbal hasil yang besar dan menggoda.

Hal inilah yang membuat para calon korban cenderung tergoda dan melakukan investasi tanpa mempertimbangkan secara matang.

Namun, pada kenyataannya, bukan keuntungan yang akan mereka dapatkan, melainkan kerugian besar jika mereka terjerat dalam investasi tersebut.

Baca Juga:Besok, THR Lebaran 2024 Driver Ojol Bakal Dibahas Menaker di Raker Komisi IXMau Mudik Lebaran 2024 Pakai Mobil Listrik? Pertimbangkan Hal Berikut Ini

Mereka biasanya menargetkan orang-orang yang kurang memiliki pengetahuan tentang investasi dan mudah terpengaruh.

Dengan memanfaatkan minimnya pengetahuan calon investor, para pelaku investasi bodong tersebut memperoleh kesempatan untuk menarik korban ke dalam jaringan mereka.

0 Komentar