Hal senada diungkapkan juga oleh warga Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Vicky Shania Rinofan (25). Dia berujar tak mengikuti tren war takjil, karena enggan membeli makanan di luar apalagi harus berdesakan.
“Kurang suka karena menu-menu takjil yang mayoritas manis, kalau yang asin rata-rata menunya terlalu berminyak,” ungkapnya.
“Gak penasaran ikutan tren war takjil, emang gak suka desek-desekan. Kalau kepepet ingin banget ya masak aja sendiri, itung-itung ngabuburit tanpa effort (usaha) berlebihan,” lanjut Vicky.
Baca Juga:Tekan Angka Stunting di Jabar, Duta Genre Jabar Luncurkan Program ‘RATU BENING’Longsor Hantam KBB, Tim SAR Gabungan Kesulitan Akses TKP
Sebagai pasangan muda dia menilai, dengan memasak menu berbuka puasa sendiri di rumah, selain bisa sesuka hati dalam pembuatannya juga lebih senang memasak untuk sang suami.
“Lebih pilih bikin karena bisa custom rasa sesuai yang kita suka. Kalau meriah Ramadan aku sih sama aja kaya tahun kemarin, karena gak pernah tertarik sama takjil di luar apalagi harus war, berebut beli takjil,” pungkas Vicky. (Bas)
