959 Bangunan di Kabupaten Bogor Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

Ilustrasi: BPBD Kabupaten Bogor saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir.
Ilustrasi: BPBD Kabupaten Bogor saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir. (Foto: BPBD Kabupaten Bogor)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 3.611 Jiwa dari 975 keluarga terdampak banjir dan longsor.

Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menyebut, ada 221 orang yang mengungsi dan 7 orang luka-luka.

“Untuk rumah terdampak sebanyak 959 bangunan, 5 Rusak ringan, 1 Rusak sedang, 3 Rusak Berat dan 3 Rumah Terancam,” katanya kepada media, Senin (25/3).

Baca Juga:Viral War Takjil pada Gema Ramadan 2024, Masak Hidangan Sendiri Jadi Pilihan Berbuka Ketimbang Beli BerdesakanTekan Angka Stunting di Jabar, Duta Genre Jabar Luncurkan Program ‘RATU BENING’

Berdasarkan pantauan BPBD Kabupaten Bogor yang turun ke lokasi kejadian untuk mengecek situasi dan kondisi ditemukan 20 titik lokasi Banjir, 3 titik lokasi tanah longsor, dan 1 lain-lain.

“Wilayah yang terdampak Bencana Tanah Longsor antara lain, yaitu Sukaraja di Cilebut Barat, Cimandala, Pasir Jambu, Babakan Madang di Sentul,” jelasnya.

Kemudian untuk wilayah yang terdampak Banjir antara lain, yakni Sukaraja di Cilebut Barat, Cimandala, Pasir Jambu, Cijujung, Pasirlaja. Cibinong di Nanggewer, Karadenan, Tengah. Bojonggede di Kedung Waringin, Susukan. Kemang di Pondok Udik, dan di Parung di Jabon Mekar, Pamagersari, Parung.

“Saat ini, TRC BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan penanganan di lokasi kejadian bencana seperti pembersihan material longsoran dan lumpur yang masuk ke rumah warga bersamaan dengan banjir,” pungkasnya. (SFR)

0 Komentar