Ini Sebab Molornya Rekapitulasi di KPU Jabar, Pleno di Kecamatan Tambun Selatan Bekasi Ngaret

JABAR EKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akhirnya hadir di rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi Minggu (17/03). KPU Kabupaten Bekasi jadi daerah paling akhir menyampaikan hasil rekap dan terhitung molor.

KPU Provinsi Jabar sendiri sebenarnya telah memulai rekap sejak Rabu (6/03). Tapi hingga Senin (18/03) siang, rapat di Kantor KPU Jabar itu belum juga berakhir. Salah satu sebabnya karena molornya rekapitulasi di KPU Kabupaten Bekasi.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi Ali Rido mengungkapkan, ada beberapa sebab proses rekap di daerahnya molor. Yang utama karena molornya rekap di tingkat kecamatan. Yakni di Kecamatan Tambun Selatan.

BACA JUGA: Hadapi Potensi Bencana, BPBD Kota Cimahi Imbau Warga Waspada

Di kecamatan itu, tercatat ada 1.222 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Jumlah TPSnya begitu banyak. Jadi pengerjaannya (rekap.red) begitu lama,” cetusnya saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Minggu (17/03) malam.

Ali menambahkan, dalam berjalannya rekap juga ada kendala teknis. Sehingga proses rekap juga sempat di skors dan baru dilanjut di esoknya. Misalnya persoalan sirekap. Termasuk dinamika para saksi yang kurang puas. Dialog dalam pleno pun berjalan alot sehingga cukup memakan waktu.

Di Kabupaten Bekasi sendiri jumlah pemilihnya juga tidak sedikit. Total ada 2,2 juta orang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Untuk total TPS ada 8.417 titik yang tersebar di 187 desa dan 23 kecamatan.

Saat ini, seluruh KPU Kota Kabupaten di Jabar telah tuntas membacakan hasil rekapnya di pleno tingkat provinsi. Tapi proses finalisasi untuk menetapkan berita acara hasil akhir rekap masih berjalan alot. Para saksi, KPU maupun Bawaslu masih berkutat di tahap pencermatan.(son)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan