Iriana Jokowi Buka Gerakan Tanam Cabai Nasional di Bogor

JABAR EKSPRES – Ibu negara, Iriana Jokowi membuka kegiatan Gerakan Tanam Cabai serentak di seluruh Indonesia yang berlangsung di alun-alun Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (4/3).

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Iriana didampingi oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga Istri Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan istri Kabinet Indonesia maju.

Istri Presiden Jokowi itu langsung menanam tanaman cabe bersama ibu tim penggerak PPP Kabupaten Bogor.

Sekitar 1.000 bibit cabai diserahkan dalam gerakan tanam cabai serentak se-Indonesia ini dilakukan, sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.

BACA JUGA: Akhirnya Aplikasi Investasi Tikbyte Scam! Para Member Tidak Bisa Lakukan Penarikan

Selain Gerakan Tanam Cabai Nasional, beberapa rangkaian kegiatan juga dilakukan yakni, 1.000 paket sembako, tiga buah bantuan kursi roda, dokumen kependudukan, serta 500 buku resep kudapan tinggi protein secara simbolis.

Kemudian penebaran 50 ribu benih ikan di Situ Citata, peninjauan food truck, mobil ATI (Ahli Teknologi dan Informasi), rapid test keamanan pangan, serta penanaman tujuh benih pohon Alpukat Miki.

Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Siti Chomzah mengatakan, ada juga kegiatan gelar pangan murah, usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), serta stan-stan edukasi.

Menurut Siti Chomzah, kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada warga. Karena, cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap berdampak pada terjadinya inflasi setiap tahun.

“Kita juga menyelenggarakan beberapa kegiatan di sini, contohnya ada bazar UMKM, bazar UP2K juga ada gerakan pangan murah. Penyebaran 50 ribu benih ikan, dan penanaman seribu pohon cabai. Juga ada bantuan sosial paket sembako sejumlah 1.300 yang dibagikan kepada masyarakat dan tadi simbolis diserahkan sejumlah 200 orang,” kata Siti kepada media.

BACA JUGA: Rumah Ketua PPK Cibeureum Dirusak OTK, Ada Kaitan dengan Pemilu?

Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis dokumen-dokumen kependudukan, contohnya KTP, KIA, Akta Kelahiran.

“Kemudian juga ada penyerahan buku resep makanan dan ada gerakan pangan murah staf boros pangan yang dilakukan oleh anak-anak sejumlah 250 siswa yang melakukan jingle-jingle staf boros pangan,” pungkasnya. (SFR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan