Prioritas Operasi Pasar, Beras SPHP Kembali Hilang di Pasaran

beras
beras di pasar/ (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog kembali hilang di pasar Ujungberung, Kota Bandung. Pedagang mengklaim, tak ada pengiriman sejak sepekan lalu.

Salah satu pedagang, Alif Ardyansah (31) menuturkan, bahwa ia terakhir menerima beras pada Selasa (20/2) sebanyak 2 hingga 3 kuintal. Namun masuk di hari ke 4, komoditi tersebut ludes terjual.

“Pas ada stok langsung habis, karena banyak peminat. Tapi kebanyakan yang beli buat usaha, karena murah. Jadi saya batasin beli perkilonya, biar yang lain kebagian,” ujar Alif kepada Jabar Ekspres, Rabu (28/2).

Baca Juga:KPU Catat 53 Petugas Pemilu di Jabar Meninggal DuniaKlarifikasi Jokowi Soal Program Makan Siang Gratis Dibahas Dalam Sidang Kabinet

Diakuinya, belum ada kepastian terkait kapan pasokan beras bulog tersebut bisa dikirim kepada pihaknya. Maka dari itu, dirinya lebih memilih menjual produk lokal ketimbang medium yang berkualitas rendah.

“Dapet info dari pedagang lain katanya diprioritasin untuk bantuan pangan murah dulu. Jadi sekarang fokus jualan beras kualitas lokal sama premium,” katanya

Menyoal harga, beras kualitas lokal kini berada di kisaran Rp 16.500 perkilo. Sedangkan premium termahal yakni merek pandan wangi, perkilonya Rp 19.500. Untuk SPHP sendiri, Alif menyebut, dirinya biasa menjual Rp 13.500 perkilo.

Di tempat yang sama, pedagang lain yakni Sri Kosasih (38) menyebutkan, pasokan sebanyak 2 kuintal yang bulog berikan hanya mampu bertahan 3 hari. Hal ini berkenaan dengan harga beras yang masih dalam kategori tinggi.

“Cuman 3 hari kemarin (Habis). Karena murah mungkin jadi milih buat beli banyak biar bisa nyetok. Sebagai pedagang ya kita layanin saja,” kata Sri

Hingga kini, ia belum mengetahui kapan pastinya persediaan beras tersebut kembali tersedia di tokonya. Menurutnya, pengiriman biasa dilakukan paling lambat sepekan.

“Sampai saat ini gak ada info. Biasanya seminggu ada 1 kali, cuman sekarang gak ada. Jadi kosong disini (SPHP),” pungkasnya. (Dam)

0 Komentar