Siswa SMA Islam Al Azhar BSD@Metland Buat Film Untuk Proyek Kurikulum Merdeka

Siswa SMA Islam Al Azhar BSD@Metland Buat Film Untuk Proyek Kurikulum Merdeka
Siswa SMA Islam Al Azhar BSD@Metland Buat Film Untuk Proyek Kurikulum Merdeka
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BOGOR – Ditengah semangat reformasi dan kemajuan pada dunia pendidikan yang terus berkembang. SMA Islam Al Azhar BSD@Metland membuat karya luar biasa.

SMA Islam favorit ini menggelar sebuah kegiatan istimewa yang menyatukan seni pendidikan juga kreativitas.

Acara tersebut juga sebagai bagian dari Program P5 dari Kurikulum Merdeka. Dimana seluruh kelas 10 SMA ini membuat film-film memukau dengan tema ‘Kearifan Lokal Jagat Parahyangan”.

Baca Juga:Pasangan Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count Sementara, Ridwan Kamil: Hampir Semua Lembaga Survei Memberikan Data yang SerupaRapor Merah Pembinaan Sepakbola Bandung

“Adapun proyek kali ini anak-anak mengambil tema tentang kearifan lokal, yaitu mengangkat kekayaan Jagat Parahyangan,”katanya kepada Jabarekspres.com, Minggu (18/2).

Kata dia, proses pembuatan film sendiri memakan waktu sekitar 3 mingguan dengan melewati beberapa tahapan.

Mereka harus melakukan riset terlebih dahulu, dengan mengunjungi wilayah atau topik yang akan mereka angkat.

“Mereka mewawancarai warga hingga kemudian menciptakan tulisan-tulisan dan literasi. Kemudian mereka diberi pembekalan tentang bagaimana menampilkan kekayaan budaya dengan dalam bentuk film.”jelasnya.

Lebih lanjut, Agus Salim menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya menjadi acara hiburan semata, tetapi juga disebut sebagai sebuah wujud nyata dari bagaimana pendidikan dapat menginspirasi dan memberdayakan siswa untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka.

“Harapan kami dari proyek ini akan dapat menginspirasi anak anak kita bagaimana dibutuhkannya sebuah proses kebersamaan, proses kolaborasi, proses komunikasi yang baik serta proses kreativitas bersama-sama sehingga terwujudnya sebuah karya yang hari ini kita telah saksikan.” Tutupnya.

Hasil film ini juga diapresiasi oleh ratusan penonton mulai dari orang tua siswa, guru pengurus harian Yayasan Islam Bumi Serpong Damai dan masyarakat umum.

Baca Juga:Ruang Seni Berkonsep Resto Hadir di Bandung, Sujiva Resto & Art Space Siap Jadi Wadah Kreativitas Anak MudaKetua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Bijak Terima Hasil Pemilu 2024

Berbagai film dengan genre dan tema yang beragam diputar secara bergiliran, mulai dari film bernama ” Pendekar Bayangan” karya kelas 10.1.

Kemudian film”Pamali” sebuah film karya kelas 10.2, dan film kelas 10.3 berjudul Time Travel West of Java: Finding the Lost Game.

0 Komentar