BPBD Kabupaten Bandung Distribusikan Peralatan Kebencanaan dan Siapkan Langkah Antisipasi untuk Pemilu 14 Februari 2024

JABAR EKSPRES – Menyikapi mendekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum pada 14 Februari 2024, BPBD Kabupaten Bandung telah memulai langkah-langkah untuk mengantisipasi potensi bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan pada H-7 pemilu 14 Februari 2024 BPBD mulai mendistribusikan beberapa peralatan seperti perahu, motor tempel, tenda, chainsaw, pelampung, serta peralatan kebencanaan lainnya ke sejumlah wilayah rawan bencana alam.

“Dengan harapan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 aman dari bencana,” ujar Uka dalam keterangan resminya.

Uka menambahkan, BPBD juga telah memetakan TPS yang menjadi perhatian khusus. Dari 11.034 TPS yang dipetakan, 691 TPS tersebar di 31 kecamatan menjadi fokusnya.

“Wilayah-wilayah fokus tersebut termasuk Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Majalaya, dan lainnya,” katanya.

BACA JUGA: Dukung Polri Jaga Kamtibmas, DPD APDESI Bersama Polda Jabar Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Selain itu, Uka juga menyebut meski telah melakukan distribusi peralatan kebencanaan, BPBD tetap memonitor wilayah-wilayah yang berpotensi bencana banjir, longsor, dan angin kencang.

“Langkah-langkah mitigasi termasuk penempatan tenda untuk antisipasi kebutuhan di TPS dalam situasi darurat,” ungkapnya.

Adapun nantinya personil yang akan disiapkan kata dia sebanyak 82 personil dengan delapan diantaranya bertugas sebagai petugas piket bencana.

“Personil BPBD yang berada di wilayah rawan bencana juga telah ditempatkan di beberapa kecamatan atau wilayah,” jelasnya.

Selain itu, untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi Pemilu 2024, pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai OPD dan stakeholder.

BACA JUGA: Ulama Timur Tengah Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Yakin Menang Satu Putaran

“Surat edaran telah dikirim kepada para camat, kepala desa, dan pihak terkait. Apel kesiapsiagaan bencana juga telah dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas di antara stakeholder, termasuk TNI dan Polri,” tambahnya.

Adapun dengan upaya yang dilakukan oleh BPBD dirinya berharap agar pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 dapat berlangsung dengan lancar dan aman, meskipun dalam situasi potensi bencana alam.

“Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat, tetapi juga kelancaran proses demokrasi yang merupakan hak setiap warga negara,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan