Terlibat Tawuran, Belasan Pelajar dari 3 Sekolah di Sukabumi Diamankan

Kapolsek Cireunghas Ipda Hendrayana (tengah) saat memegang barang bukti tawuran antar pelajar. Riki/Jabar Ekspres.
Kapolsek Cireunghas Ipda Hendrayana (tengah) saat memegang barang bukti tawuran antar pelajar. Riki/Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Belasan pelajar berhasil diamankan jajaran Polsek Cireunghas Polres Sukabumi Kota pada Senin (5/1) malam. Para pelajar itu diamankan usai terlibat tawuran antar kelompok.

“Pada saat kejadian itu ada korban luka berat, saat ini masih dirawat kritis di rumah sakit Hermina,” ujarnya pada awak media Selasa (6/2).

Hendra melanjutkan, tawuran antar kelompok tersebut diwacanakan untuk 4 vs 4 namun lebih dari itu, ia menambahkan bahwa mereka melakukan aksinya tersebut bukan kali ini saja.

Baca Juga:Demi Pemilu 2024 Lancar, Polrestabes Bandung Kerahkan Ribuan Petugas GabunganUntuk Perbaikan Kinerja, Biro BIA Intens Evaluasi BUMD

“Ini sudah janjian di Whatsapp untuk melakukan perkelahian empat lawan empat, karena mereka datangnya dari kelompok sana lebih dari sekian orang kurang lebih 9 orang dari kelompok yang satu dari sini juga lebih dari 10 orang tiba tiba langsung terjadi semua terlibat sehingga ada salah satu korban(kritis),” terangnya.

“Ini bukan yang pertama nih ini sudah pernah dilakukan juga oleh kelompok mereka tiga lawan tiga waktu itu,” imbuhnya.

Saat ini menurut Hendra sudah ada 12 orang yang diamankan, sementara lainnya sedang dalam upaya pengejaran.

“Status mereka rata rata pelajar SMP kelas 2 dan kelas 3 saat ini pelaku yang diamankan ada 12 orang, sisa pelaku tiga orang lagi kita sudah tahu titik keberadaan mereka,” paparnya.

Hendra melanjutkan, tawuran kelompok tersebut melibatkan 3 sekolah di Kabupaten, mereka juga di ancam dengan pasal 170 dengan pasal 351 juncto 351.

“Ancaman hukumannya kita terapkan pasal 170 dengan pasal 351 juncto 351 ancaman hukumannya 5 tahun 6 bulan sampai 7 tahun namun ada sistem peradilan anak yang kita gunakan karena diduga pelakunya juga ABH meskipun korbannya dewasa 20 tahunan,” tutupnya. (Mg9).

0 Komentar