Pemkab Kudus: Penyaluran BLT Buruh Rokok Dijadwalkan Awal Maret 2024

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadwalkan penyaluran program bantuan langsung tunai (BLT) kepada buruh rokok pada awal Maret 2024. Bantuan ini akan bernilai sebesar Rp300.000 per penerima manfaat setiap bulan.

“Rencananya, penyerahan BLT bulan Maret 2024 itu untuk periode bulan Januari dan Februari 2024,” ucap Agustinus Agung Karyanto, selaku Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus, Rabu (31/1/2024), Dilansir dari Antara News.

Ia menuturkan, anggaran yang disediakan pada tahun ini mencapai Rp39,44 miliar. Sementara jumlah penerima buruh rokok ber-KTP Kudus berdasarkan data sebelumnya mencapai 65.149 pekerja.

BACA JUGA: Jaringan Ojek Pangkalan Deklarasikan Dukungan Untuk Prabowo-Gibran

Namun, Karena program ini serupa dengan program yang dijalani Pemprov Jawa Tengah, maka terdapat sebagian buruh yang mendapatkan BLT dari APBD Kudus dan sebagian lagi dari APBD Provinsi Jateng.

“Hasil rapat koordinasi dengan Pemprov Jateng sebelumnya, jumlah buruh rokok yang nantinya mendapatkan BLT dari provinsi sekitar 32.454 orang, selebihnya dari APBD Kudus,” ujar Agustinus.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Agustinus menjelaskan, terdapat perubahan data penerima bantuan BLT. Hal ini dikarenakan adanya pekerja yang pindah tempat bekerja.

Ia berharap, dengan adanya program BLT buruh rokok ini, setidaknya mampu meringankan beban hidup para buruh rokok penerima bantuan, serta dapat menjadi modal untuk terus maju, berkarya, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

BACA JUGA: LEMIGAS Siap Berkontribusi dalam Upaya Pencapaian Target Eksplorasi Migas 2024

Sebelumnya Agustinus memberikan penjelasan pada Kamis (18/1/2024), mengenai acuan jumlah penerima bantuan BLT buruh rokok.

“Jumlah penerimanya tentu mengacu data buruh rokok yang sebelumnya juga menjadi penerima manfaat program BLT buruh rokok,” Ucapnya pada Kamis (18/1/2024), dilansir dari Antara News.

Sebelum disalurkan kepada pekerja rokok, kata dia, data yang ada terlebih dahulu dilakukan verifikasi untuk memastikan ada tidaknya pekerja yang meninggal atau beralih profesi.

Sementara itu, Jumlah buruh rokok di Kabupaten Kudus totalnya mencapai 77.236 orang yang bekerja di sejumlah pabrik rokok yang ada di Kabupaten Kudus. Namun, sebagian pekerja merupakan warga luar Kudus. (Mg/Syafitra Nur Annisa)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan