Perjuangan Rohmansyah Pemilik Kopi Magma di Tengah Persaingan Bisnis

Doc. Rohmansyah (48) Pemilik Kopi Magma Bercerita Persaingan Bisnis Kopi dan Potensi Penjualan Kopi di Cimahi (mong)
Doc. Rohmansyah (48) Pemilik Kopi Magma Bercerita Persaingan Bisnis Kopi dan Potensi Penjualan Kopi di Cimahi (mong)
0 Komentar

“Contohnya, ada beberapa kejadian dana investor masuk. Tapi barangnya gak ada, saya juga ada permintaan, karena kebetulan ada link yang mau ekspor mereka mau turun dana,” tambahnya.

Di tengah tantangan yang dihadapi oleh para petani, hambatan muncul tidak hanya dari segi pertanian yang sering kali medioker, tetapi juga dari kesulitan untuk memperoleh hasil panen secara langsung.

“Jadi trust nya itu yang sekarang tidak baik-baik saja untuk kondisi saat ini. Padahal, peluangnya cukup besar karena saat ini kita punya barang, mau main di cherry, green beans punya segimana untuk jual gak susah,” tandasnya.

Baca Juga:Festival Kopi Cimahi Tunjukkan Potensi Besar Penjualan KopiPemprov Jabar Klaim Informasi Hoaks MenurunĀ 

Dulu, tutur Rohmansyah harganya berada dalam kisaran Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu, sedangkan petik merah mencapai Rp 12 ribu, namun kini, harganya melonjak pada tahun 2022.

Harga awal ceri saat ini sudah mencapai Rp 12 ribu, sementara persentase keuntungan dari pengolahan premium hanya sekitar 10%. Dengan demikian, biaya bahan baku per kilogram mencapai Rp 120 ribu, tanpa memperhitungkan berbagai biaya tambahan yang ada.

“Sementara harga pasaran masih di bawah itu untuk green beans makanya kita siasati lebih ke jual roasted,” ungkap Rohmansyah.

Saat ini, kepopuleran kopi robusta sedang mencapai puncaknya, dengan harga yang melonjak secara fenomenal. Dari kabar terkini di Temanggung, sebagai lumbung stok kopi yang melimpah, kualitas grade 1 sudah mencapai kisaran luar biasa antara Rp 50 hingga Rp 55 ribu, sedangkan petik merah bahkan bisa mencapai angka fantastis Rp 60 ribu per kilogram.

Lebih mengagumkan lagi, kopi pine dengan sortiran ketat dapat mencapai angka fantastis antara Rp 65 hingga Rp 70 ribu per kilogram.

“Tapi kalau untuk jumlah banyak belum bisa. Kalau di roasted peningkatan marginnya lumayan dari bahan baku bisa kisaran 30-50 persen,” kata Rohmansyah.

“Sedangkan kalau di green bean kecil dalam skala tonase besar itu gak nyampe Rp 5 ribuan,” pungkas ya. (Mong)

Laman:

1 2
0 Komentar