“Trisakti Bung Karno adalah mentalitas yang harus kita wujudkan di momentum Politik ini, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara budaya,” tegas Mestro Sebayang.
Mestro Sebayang mengungkapkan, dari sekian banyak partai politik kita membutuhkan partai baru yang harus masuk ke parlemen.
“Mau tidak mau, suka dan tidak suka, partai politik adalah kendaraan yang harus kita tunggangi untuk kepentingan Indonesia Emas,” kata Mestro Sebayang.
Baca Juga:Terpilih Jadi Ketum Moonraker Indonesia, Iman Bule Minta Seluruh Pengurus Jaga Kamtibmas di Jabar Jelang Pemilu 2024Pos Indonesia Lanjutkan Distribusi Bantuan Pangan CBP di Indramayu
Mestro Sebayang menjelaskan, dengan DNA anti korupsi dan anti intoleransi, hanya partai baru yang dapat mempersiapkan Indonesia Emas dapat tinggal landas.
“Saya memperhatikan calon-calon legislator kebanyakan dari generasi muda, atau disebut generasi ingusan yang bukan siapa-siapa, namun mereka berdarah baru dan bukan darah biru perpolitikan,” ujar Mestro Sebayang.
Bahkan Mestro Sebayang mengungkapkan, ada beberapa yang telah berusia, dan bukan siapa-siapa turut bahu membahu menjadi caleg di tingkat RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota dan Kabupaten demi tercapainya parlementary threshold 4 Persen.
“Agar kita juga nanti siap menjadi pemimpin pemimpin muda di Pilkada 2024, jangan kaget apabila nanti banyak kepala daerah berusia muda, dan ini baru wajah Indonesia Emas, saya yakin peringatan KAA ke-70 di tahun 2025 nanti akan menjadi lebih nyata, muda dan berwarna,” ujar Mestro Sebayang.
Mestro Sebayang mengajak bersatulah kembali KAAOne, “Kita menangkan Gibran Rakabuming Raka, bergabunglah di setiap Kota dan Desa, dengan semangat GibranationZ, semangat Trisakti, mana solidaritasmu?, bangun sejarahmu karena sejarah adalah arah, Indonesia Emas dan bukan Indonesia Cemas,” ujarnya, “Menangkan Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden,” tegasnya.
“Saya yakin Pilkada 2024 akan dipenuhi oleh kepala-kepala daerah berusia muda, apabila GenY dan GenZ sudah mulai bersuara,” ungkap Mestro Sebayang.
Mestro Sebayang menegaskan, jangan takut kalah, karena dulu Pemilu adalah pesta demokrasi, dan kini Pemilu adalah festival aspirasi, “Brani SpeakUp!, Brani Bersikap!, GiBranikan!, salam solidaritas, saya Mestro Sebayang, saya Milenial,” pungkasnya.
