“Ada model pejabat yang menggunakan mobil dinas untuk piknik atau liburan, mereka membuat plat nomor hitam dulu untuk di ganti,” ucap Budi sembari tersenyum.
Meskipun Budi terus melanjutkan bisnisnya karena tekanan faktor ekonomi, ada kekhawatiran bahwa aktivitas ini dapat dikategorikan sebagai penjualan plat nomor ilegal.
“Khawatir pasti ada, makanya sekarang saya orderan terkadang sepi dan tidak menentu. Tapi faktor ekonomi terpaksa mau tidak mau,” tandasnya. (Mong)
