JABAR EKSPRES – Hamas telah merilis sebuah video yang menunjukkan mayat dua sandera Israel dan menyatakan bahwa mereka tewas akibat serangan Israel. Video tersebut juga menampilkan sandera ketiga, seorang mahasiswa, yang membaca pesan di depan tembok.
Sebelumnya, sekitar setengah dari sandera yang berjumlah 240 orang telah dibebaskan oleh Hamas, namun Israel mengatakan bahwa 132 orang masih ditahan di Gaza dan 25 orang sudah meninggal.
Hamas telah meminta Israel untuk menghentikan serangan dan membebaskan para sandera.
Baca Juga:Kim Jong Un Ancam Korea Selatan dan Amerika Serikat Jika Macam-macam!Bersiap! Pendaftaran CPNS dan PPPK 2024 Segera Dibuka
Pemboman Semakin Gencar
Pesawat dan tank Israel dikatakan kembali meningkatkan pengeboman mereka di Gaza menjelang malam. Serangan rudal Israel menewaskan empat orang dan melukai beberapa lainnya di Al-Bureij, Gaza tengah, dan dua orang tewas dan beberapa luka-luka di pinggiran Tel Al-Hawa, Kota Gaza.
Kementerian kesehatan Tepi Barat menyatakan bahwa sudah ada 351 orang yang terbunuh selama konflik ini, dengan serangan Israel yang katanya ditujukan untuk mengusir militan. Di tempat lain, pejuang Houthi di Yaman telah meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang mereka anggap terkait dengan Israel sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.
