Tanggap Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, BRI Distribusikan Bantuan Bagi Korban Terdampak

JABAR EKSPRES – Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mengeluarkan abu panas (erupsi) pada Senin (01/01/2023). Badan Meteorologi dan Geofisika telah menetapkan status siaga darurat bencana alam imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berlaku sejak 1 Januari 2024 hingga 14 Januari 2024. BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli bergerak cepat merespon bencana alam tersebut dan bahu membahu membantu warga yang terdampak.

Berbagai bantuan tanggp bencana diberikan berupa air mineral, sembako, obat-obatan, dsb. Bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan oleh insan BRIlian (pekerja BRI) melalui BRI Kantor Cabang Larantuka yang merupakan unit kerja terdekat dengan wilayah terdampak bencana.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernandi mengatakan bahwa gerak cepat penyaluran bantuan kepada korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki merupakan wujud kepedulian BRI terhadap warga yang terdampak. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban. “Kami terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk bahu membahu meringankan beban masyarakat terdampak’, ungkapnya.

BACA JUGA: Buka BRI Microfinance Outlook 2024, Presiden Jokowi Apresiasi Komitmen BRI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Inklusi Keuangan

Hendy juga menginformasikan bahwa layanan perbankan pada BRI Unit Kerja Boru yang berada di wilayah sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki tidak terdampak secara signifikan. Dapat dipastikan bahwa layanan tetap berjalan normal dan diharapkan kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih dan masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali. 

“Operasional perbankan BRI di sekitar wilayah terdampak tetap berjalan tanpa gangguan dan BRI terus melayani kebutuhan layanan perbankan di sekitar lokasi bencana. Kami juga menyarankan nasabah untuk bisa memanfaatkan aplikasi super apps BRImo serta keberadaan AgenBRILink terdekat untuk kebutuhan layanan transaksi perbankan,” tambah Hendy.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan