Waspada! Jabar Dikepung Sesar Aktif, Gempa Bisa Tejadi Kapan Saja

Kabupaten Sumedang memang jarang dilanda gempa. Tapi kali ini dipenghujung akhir tahun, warga dikejutkan dengan guncangan besar berkekuatan 4,8 Magnitudo
Kabupaten Sumedang memang jarang dilanda gempa. Tapi kali ini dipenghujung akhir tahun, warga dikejutkan dengan guncangan besar berkekuatan 4,8 Magnitudo
0 Komentar

JABARESKPRES – Kabupaten Sumedang memang jarang dilanda gempa. Tapi kali ini dipenghujung akhir tahun, warga dikejutkan dengan besar berkekuatan 4,8 Magnitudo.

Pusat gempa ada di daratan dengan ke dalaman sekitar 1,5 kilometer timur. Para ahli banyak yang memprediksi bahwa gempa ini disebabkan pergerakan lempengan sesar tektonik lokal.

Kepala Pusat Gempa Bumi seperti gempa Badan Metereologi, Klimatolgi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, gempa yang terjadi di Kabupaten Sumedang dipicu oleh sesar aktif yang belum terpetakan.

Baca Juga:TPN Ganjar – Mahfud MD Minta Kasus Penganiyaan oleh Oknum TNI Diusut TuntasAmankah? Terowongan Kembar Tol Cisumdawu Retak Akibat Gempa

‘’Pusat gempa yang kemarin terjadi ada di pusat Kota Sumedang hal ini terlihat dengan berbagai kerusakan yang terjadi,’’ ujar Daryono dalam keterangannya.

Menurutnya, di Sumedang sendiri ada sesar aktif dan jika terjadi gempa sangat dangkal dari permukaan bumi.

Getaran yang ditimbulkan akan lebih kuat dan dapat merusak bangunan. Dan ini harus jadi peringatan bagi kita semua untuk waspada terhadap potensi bencana alam.

‘’Kita perlu meningkatkan kesadaran akan risiko bencana dan langkah mitigasi untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian,’’ ujar Daryono.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, lanjut Daryono ada 3 zona aktif gempa di Jawa Barat aktivitasnya sudah diamati sejak 1 November 2023 – 9 Desember 2023.

Pertama adalah, Zona aktivitas gempa swarm berada di Kecamatan Pamijahan, Leuwiliang dan Nanggung Kabupaten Bogor.

Di wilayah ini telah terjadi 32 kali. Tapi dengan kekuatan terkecil dengan Magnitudo 1,8 dan 4,0.

Baca Juga:Ganjar – Mahfud Jadi Presiden, Internet Cepat Gratis Ada Diseluruh Sekolah!Ranger Band Rilis Single Kedua Jelang Tahun Baru

‘’Pernah ada 3 gempa yang dirasakan dengan magnitudo 3.0 – 4.0 yang mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan ringan,’’ ujarnya.

Selain itu, ada juga Zona Cianjur dengan Sesar Cugenang yang telah terjadi 12 kali gempa. Sebanyak 6 kali diantaranya dirasakan dengan Magnitudo 2,0 hingga 2,9.

Zona lainnya ada Sesar Garut Selatan (Garsela) yang memicu Gempa di Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung.

Gempa ini terjadi sebanyak 8 kali dengan kisaran magnitudo 2.1 hingga 2.7. Bahkan beberapa diantaranya dirasakan getarannya.

Sementara itu untuk diketahui patahan atau sesar besar yang ada di sekitar Pulau Jawa berdasarkan sumber yang dihimpun di antaranya

Megathrust segmen Jawa atau sesar anjak. Sesar ini berada di selatan Pulau Jawa dekat dengan Palung Jawa di ke dalaman laut.

0 Komentar