JABAR EKSPRES – Penanganan banjir di Cimahi masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Genangan air masih menjadi masalah yang memerlukan waktu untuk diselesaikan secara efektif.
Hingga saat ini, pemerintah kota masih berusaha menangani genangan banjir dengan pendekatan situasional. Meskipun tidak instan, langkah-langkah diambil untuk memastikan penanganan yang cepat dan mengurangi durasi genangan banjir.
“Rencana pengendalian banjir Citarum yang tertunda oleh Covid-19 kini diupayakan untuk segera direalisasikan melalui kerja sama tersebut,” ungkap Dicky.
Baca Juga:Malam Pergantian Tahun Baru, Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Dipadati WargaBMKG Sebut Gempa di Sumedang Terjadi 3 Kali Dalam 1 Hari
“Memang ini adalah sesuatu yang tidak bisa kita segera selesaikan, tetapi yang kami lakukan ini ada beberapa pendekatan situasional kepada genangan-genangan banjir agar segera bisa ditangani agar tidak lama dalam genangannya,” tambahnya.
Ketika ditanya tentang Kolam Retensi di Cigugur, Dicky menjawab, pembahasan telah dilakukan dengan Badan Cekungan Bandung dan BBWS, termasuk beberapa sumber air di Melong.
“Penanganan 2024 Kita tetap usahakan mudah-mudahan ada yang sudah selesai juga tapi tidak semua bisa kita selesaikan,” ujar Dicky.
“Komunikasi terus dijalankan, tetapi yang namanya membebaskan lahan memang butuh pendekatan dan proses,” pungkasnya. (Mong)
