JABAR EKSPRES – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banjar meminta agar pengelolaan aset besar yang ada yakni Banjar Water Park (BWP) dapat dimanfaatkan secara maksimal. Tidak hanya membuat suatu wahana baru, tetapi juga merevitalisasi sarana prasarana yang sudah tersedia. Salah satunya mengenai keberadaan kolam renang yang ada di salah satu sudut area Banjar Water Park.
Dedi menjelaskan, kolam renang itu sudah berstandar nasional. Selain untuk berwisata renang, kolam itu juga bisa digunakan berlatih para atlet olahraga air di Kota Banjar. Sehingga Dinas lebih mendorong agar sarana yang ada dan pernah aktif dimaksimalkan sambil menunggu wahana baru terobosan dari investor.
“Kolam renang itu pernah aktif, dibersihkan, diganti airnya dan bisa digunakan berlatih renang bahkan diving. Bahkan yang berlatih itu tidak hanya dari Kota Banjar tapi dari luar kota. Tinggal menambah dukungan lainnya seperti kantin maupun cafe, pasti itu akan menarik orang untuk berkunjung ke Banjar Water Park,” kata Dedi.
Baca Juga:Kota Banjar Bangun TPA ‘Sanitary Landfill’ untuk Kurangi SampahMenkes Sebut Gedung RSUD Kota Bogor jadi Salah Satu yang Terbaik di Indonesia, Ini Fasilitasnya!
“Jadi selain menarik orang untuk renang dan nongkrong di cafe, ini juga selaras dengan Dinas dalam pengembangan potensi atlet olah raga air di Kota Banjar,” ucap Dedi menambahkan.
Dedi mengungkapkan keberadaan kolam renang itu sempat aktif dan dikunjungi kemudian tak aktif kembali. Namun saat investor baru datang, tak menjadikan prioritas utama dilakukan revitalisasi dan justru membuat wahana edukasi The Mummy dan kini mangkrak juga. Itu sangat disayangkan, kolam renang berstandar nasional tak dicolek bahkan di nomer sekiankan dengan wahana barunya.
