Korban TPPO Asal Pacet yang Selamat, Ngaku Diiming-imingi Uang 1500 Riyal

Korban TPPO Asal Pacet yang Selamat, Ngaku Diiming-imingi Uang 1500 Riyal
Yani (41) salah satu korban TPPO yang berhasil diselamatkan saat dimintai keterangan di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Rabu (27/12/2023). (Agi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Selain itu yang menjadikan perbedaan antara keberangkatan ilegal dan legal menurut Yani salah satunya adanya pelatihan.

Menurutnya, jika legal pasti akan ada pelatihan terlebih dahulu, sedangkan ilegal persyaratannya pun sangat terlihat.

“Gak ada pelatihan. Kalau dulu mah ada pelatihan. Dan pasti ya jauh berbeda. Surat-suratnya gak komplit, cuma diminta paspor doang. Kalau sebelumnya ada surat izin orang tua, atau izin suami. Kalau ini mah enggak. Justru itu gak ada yang beda. Gak ada syarat khusus, cuma diminta paspor doang,” ungkapnya.

Baca Juga:Pohon Tumbang Timpa Bangunan, Imbas Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Padasuka CimahiBP2MI Berharap Negara Fasilitasi Biaya PMI yang Bekerja ke Luar Negeri

Atas kejadian tersebut pun kata Yani, dirinya berharap ke depannya tidak ada lagi korban TPPO dan para PMI yang akan bekerja di luar agar terus mengecek persyaratan dan jangan tergiur dengan iming-iming biaya.

0 Komentar