Prioritaskan Nakes, Dinkes Kota Bandung Terima 1.450 Dosis Vaksin Covid

Ada 25 Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif, Dinkes Jabar Siagakan Seluruh Faskes di 27 Kabupaten-Kota
Ruang perawatan pasien gangguan ginjal akut progresif di RSHS Bandung. Foto. (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung bergerak cepat untuk gencarkan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (nakes). Hal ini sebagai mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Anhar Hadian mejelaskan, pihaknya telah menerima 290 vial vaksin Covid-19. Dirinya merinci, angka tersebut artinya sebanyak 1.450 dosis vaksin. Ketersediaan itu diterima dari Dinkes Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Menurutnya, berkaitan dengan peningkatan kembali kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Bandung. Seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) tengah bersiap lakukan antisipasi dan pencegahan.

Baca Juga:Lato-lato Mainan yang Sempat Viral, Kini Sepi PeminatHabiskan Rp34 Miliar, Pemkot Bogor Sukses Bangun Sekolah Megah

“Mungkin sudah kami suntikan prioritas sekarang ini untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang belum vaksinya lengkap 4 dosis,” kata Anhar di Balai Kota Bandung, belum lama ini.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari klinik, puskesmas, laboratorium kesehatan, hingga rumah sakit daerah, termasuk tenaga kesehatannya untuk siaga dan bersiap.

“Kami minta mereka mendaftarkan diri di enam puskesmas yang kami tunjuk sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi,” tambahnya.

Dia menambahkan, rencananya, Dinkes akan mengajukan kembali penambahan vaksin kepada Kemenkes. Adapun prioritas lain, di samping nakes, diantaranya adalah lansia dan yang memiliki Komorbid.

“Ini kami rencanakan sampai hari Sabtu, kalau ternyata masih ada sisa kami akan buka untuk lansia dulu dan komorbit yang belum vaksinya lengkap,” jelasnya.

“Sambil kita ikhtiar meminta ke Dinkes Provinsi sebanyak 1000 vial atau setara 5000 dosis. Kalau yang 1000 vial sudah kami terima baru kami akan merencanakan untuk masyakat umum,” pungkasnya.

0 Komentar