JABAR EKSPRES – Bupati Bandung, Dadang Supriatna menginstruksikan kepada para camat dan seluruh kepala desa, untuk memberikan edukasi serta sosialisasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), kepada warga di wilayahnya masing-masing.
“Saya minta agar para camat dan para kades mensosialisasikan RDTR ini di wilayahnya masing-masing, karena para camat dan kades yang lebih menguasai wilayahnya masing-masing,” kata Dadang, Kamis (21/12).
Selain itu, menurut orang nomor satu di Kabupaten Bandung, para kepala desa dinilai sangat erat hubungannya dengan warga, sehingga sosialisasi dan edukasi terkait RDTR dapat lebih efisien.
Baca Juga:Siaga Nataru, 10 Titik Rawan Bencana di Jabar hingga Kereta Cepat Whoosh Jadi Perhatian Kantor SAR BandungKPAI Sorot Kasus TPPO Anak Usia 12 Tahun di Kota Bandung
Dadang atau akrab disapa Kang DS berharap, setiap investasi yang masuk ke Kabupaten Bandung tetap sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
“Sampai sekarang ini sudah disahkan sebanyak 23 RDTR dari total 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung,” terangnya.
Kang DS menjelaskan, RDTR merupakan produk hukum yang bisa memberikan kepastian hukum kepada para calon investor, termasuk golongan setiap elemen masyarakat.
Diketahui, Perbup RDTR ini sebagai bentuk harmonisasi antara kebutuhan pembangunan atau percepatan pertumbuhan investasi dengan koservasi lingkungan.
Tujuannya, supaya perwujudan investasi dapat tercapai, namun pembangunan yang dilakukan harus tetap memperhatikan aspek lingkungan.
“Selain mensosialisasikan, tugas camat dan desa juga harus mengawasi implementasi RDTR dan mengawal investasi,” jelasnya.
Kang DS memaparkan, salah satu yang diawasi adalah implementasi tentang Lahan Sawah Dilindungi (LSD), yang luasnya itu sekira mencapai 17.000 hektare.
Baca Juga:Pemkot Bandung Klaim Berhasil Tuntaskan Permasalahan Menahun PKL Dalem KaumJaro Ade dan Partai Golkar Peduli UMKM Berikan Bantuan Modal
“Dengan adanya Perbup Nomor 6 dan 7 tentang RDTR ini, saya harap dapat dilakukan percepatan pertumbuhan investasi yang berujung kepada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Bas)
