JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan Kota Cimahi menyatakan siap dalam pengawasan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di Kota Cimahi.
Hasil diskusi dengan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) membahas tiga hal utama, yaitu persiapan untuk Nataru 2023/2024, penataan simpang Kerkof-Nanjung, dan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan HMS Mintaredja dan Simpang Cibogo.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ruswanto menyatakan, skema lalu lintas selama perayaan Nataru 2023/2024 merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2008 tentang lalu lintas.
Baca Juga:Viral Pasien Meninggal Dunia Usai Cabut Gigi di RSHS Bandung, Bey Minta Penjelasan dari Pihak Rumah SakitAdanya Gangguan Gelombang Ekuatorial Atmosfer, Warga Kabupaten Bandung Perlu Perhatikan Ini
Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 551/Kep.3756/Dishub/2023 menetapkan Tim Pelaksanaan Forum LLAJ sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2011 tentang Forum LLAJ.
“Dishub Kota Cimahi memastikan kesiapan pendukung dan personel dinas selama perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” kata Ruswanto kepada Jabar Ekspres, Rabu, 20 Desember 2023.
Di samping itu, pihaknya telah mempersiapkan juga perlengkapan sarana pendukung seperti tenda posko, traffic cone, dan water barrier.
*Ada 50 buah traffic cone, 35 water barrier, rambu portabel 10 buah, dan mobil patroli tiga. Termasuk PJU dan mobil derek ada satu buah dan roda dua 4 kendaraan,” ungkapnya.
Pelaksanaan Dishub Kota Cimahi memberikan pelayanan pada beberapa tempat ibadah selama malam natal hingga pelaksanaannya berlangsung.
“Dan kita mulai pelaksanaan 23 desember – 1 Januari fokus ke pelayanan saudara kita umat kristiani yang melaksanakan ibadah.l,” ujar Ruswanto.
Pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan rapat koordinasi terkait dengan himbauan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi. Agar jemaah yang beribadah nyaman dan tidak menggangu aktivitas.
Baca Juga:Masuki Musim Hujan, Kabupaten Bandung Masih Kerap Dilanda Suhu dan Cuaca PanasPerekrutan Petugas KPPS di Bandung Barat Masih Minim Peminat
“Kita menyampaikan agar setiap yang melaksanakan ibadah kita menghimbau untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi, karena parkirnya juga susah,” bebernya.
Beberapa gereja di Kota Cimahi akan dilakukan patroli untuk pengawasan lalu lintas di sekitaran jalan.
“Gereja cukup banyak. Namun, yang jadi perhatian ada delapan gereja besar. Itu poskonya juga di alun-alun, kurang lebih delapan besar dan yang biasa ibadah itu malam natal,” kata Ruswanto.
