Antisipasi Perbaikan Gizi di Jabar, Kepala Bappeda Ajak Kurangi Junk Food dan Beralih ke B2SA

Kepala Bappeda Jabar Iendra Sofyan saat dimintai keterangan usai menghadiri kegiatan Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung PLUT KUMKM, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (14/12/2023). Foto Agi Jabar Ekspres
Kepala Bappeda Jabar Iendra Sofyan saat dimintai keterangan usai menghadiri kegiatan Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung PLUT KUMKM, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (14/12/2023). Foto Agi Jabar Ekspres
0 Komentar

Pertama dari segi bisnis menurutnya, pihaknya tidak menahan, sedang disisi lain juga ada investasi sehingga kebijakannya berbeda-beda.

“Pertama sejauh ini dari segi bisnis kita tidak bisa menahan ya artinya itu dunia usaha yang terus kita dorong sisi lain sebagai investasi tapi disisi lain juga saya kira setiap kebijakan ini pasti ada positif negatifnya,” kata dia.

Akan tetapi, kata Iendra pihaknya pun akan menekan dari sisi negatifnya khususnya dampak yang akan ditimbulkan terhadap anak-anak dari junk food ini.

Baca Juga:Masih Ada Pelanggaran Pemasangan Alat Kampanye di Cimahi UtaraMajelis Hakim Vonis 4 Tahun Penjara, Mantan Wali Kota Bandung Tertunduk Lesu

Dengan memberikan peran kepada para orang tua dan pengajar agar terus memberikan pengetahuan baik itu pendidikan, edukasi dan promosi kepada anak-anak bahwa mengkonsumsi junk food secara berlebihan tidak baik.

“Disinilah peran ibu-ibu peran PKK dan peran pendidikan guru di sekolah untuk memberikan terus pengetahuan kepada anak bahwa boleh junkfood sekali kali kita juga suka, tapi sehari-hari sebisa mungkin sebanyak-banyak adalah tadi B2SA,” pungkasnya.

0 Komentar